Tanaman Begonia – Manfaat, Perawatan, Jenis, Gambar

Posted on

Tanaman Begonia – Manfaat, Perawatan, Jenis, Gambar

Tanaman Begonia

Tanaman Begonia adalah salah satu tanaman berbunga yang sekarang sering banyak dicari, tanaman begonia juga termasuk didalam tanaman 10 jenis angiospermae. Tanaman begonia memiliki karakteristik spesifik helai daun yang tidak simetris, tanaman begonia banyak tumbuh liar di habitat yang berair seperti di banyak sungai.

Tanaman begonia diperkirakan memiliki 1.600 spesies yang tersebar luas di daerah tropis dan subtropis. Di Indonesia sendiri, sekitar ada 200 spesies begonia tumbuh di pulau Indonesia, termasuk pulau Jawa, Sulawesi, dan Papua

Tanaman Begonia juga memiliki lebih banyak manfaat kesehatan dalam tubuh manusia, termasuk sakit tenggorokan, penyembuhan influenza dan banyak masih lagi manfaat dari tanaman begonia.

Tanaman begonia memiliki anggota keluarga lain yang umumnya dikenal sebagai Hillebrandia. Yaitu adalah tanaman dengan spesies tunggal yang biasa ditemukan di Kepulauan Hawaii. Karena jenis tanaman ini tumbuh dan berkembang di wilayah Amerika Selatan di daerah pegunungan.

Manfaat Tanaman Begonia

Tanaman Begonia memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh manusia. Di sini, penulis akan mencoba mengulas manfaat apa yang ditawarkan dari tanaman begonia.
1. Pengobatan sakit tenggorokan

Tanaman begonia dapat digunakan untuk mengobati sakit tenggorokan menggunakan umbi tanaman begonia. Pertama-tama bersihkan umbi tanaman begonia, kemudian potong atau potong umbi tanaman begonia kurang lebih 15 gram dan tambahkan sedikit air dengan dosis 300 ml air. Kemudian blender seperti kita sering membuat jus. Kemudian dari hasil blender tanaman benigo dipakai dengan cara berkumur-kumur.

2. Pengobatan Leukorea

Tanamn begonia juga dapat digunakan untuk mengobati keputihan, suatu kondisi yang banyak dikeluhkan banyak wanita. Metode yang hampir sama untuk digunakan untuk mengobati radang tenggorokan dengan umbi-umbian dari tanaman begonia. Pertama, ambil umbi begonia kurang lebih 10 gram, bisa juga ditambahkan 10 gram kulit buah delima, yang telah dikeringkan terlebih dahulu. Kemudian campurkan lalu dihaluskan sampai menimbulkan air. Selanjutnya bisa dikonsumsi dengan cara diseduh, atau dikonsumsi saat masih hangat.

READ  Budidaya Ikan Nila – Di Kolam Terpal, Dikolam Tanah, Gambar

3. Pengobatan rematik

Tanaman Begonia bisa juga di manfaatkan dari tanaman Begonia, dapat menyembuhkan penyakit rematik dengan cara menggunakan daun tanaman Begonia. Ambil daun tanaman begonia hingga 10 hingga 15 gram daun begonia. Kemudian tambahkan hingga 15 gram jahe merah, lalu rebus dengan menggunkan 400 ml air dan biarkan hingga 200 ml. Kemudian minum air matang secara teratur untuk menyembuhkan penyakit rematik.

4. Disentri
Tanaman Begonia bisa juga dimanfaatkan untuk menyembuhkan disentri, dengan cara ambil sebanyak 15 gram herba begonia sebanyak 30 gram patikan Kebo,dan tambahkan gula merah secukupnya. Kemudian rebus semua bahan dengan air secukupnya. Saat sudah matang, silakan minum air matang dari rebusan tanaman begonia.

5. Menghentikan pendarahan
Tanaman Begonia dapat juga digunakan untuk menghentikan pendarahan, atau juga dikenal dengan sebutan hemostatik. Ambil umbi tanaman begonia sebanyak 10 gram dan 100 gram akar teratai. Bahan-bahan tersebut kemudian disatukan dalam panci dan direbus dengan 600 cc air. Setelah matang minumlah 300 cc air tersebut saat sudah dingin.

6. Peradangan dan pembengkakan
Untuk radang bengkak kita juga bisa memanfaatkan tanaman begonia dengan cara mengambil daun begonia. Tetapi harus ditambah dengan daun dewa dan daun yang rasanya pahit. Setelah dibersihkan, haluskan daun tanaman begonia, bisa dengan cara ditumbuk atau dengan cara menggiling. Setelah selesai gunakan hasil tumbukan daun tanaman begonia yang telah halus sebagai bobok atau ditempelkan melekat pada bagian yang bengkak yang meradang.

Baca Juga Artikel Lainnya : Sawi Hijau – Manfaat,  Kandungan Gizi,  Efek Samping

Cara Perawatan Tanaman Begonia

Begonia dapat dibudidayakan atau dikembangbiakan dengan berbagai cara. Salah satunya menggunakan stek dari daun yang diiris. Teknik ini paling sering dipilih karena dianggap sangat sederhana dan praktis. Selain itu, dari satu daun saja, bisa menghasilkan beberapa benih atau tunas dari tanaman begonia. Agar tanaman hias ini tumbuh subur, sebaiknya disiram dua kali sehari, pagi dan sore. Setelah disiram , bersihkan daun dengan kain lembut untuk membuat permukaan tampak mengkilap.

READ  Manfaat Air Kelapa Hijau – di Rebus, Ibu Hamil , Untuk Jantung

Meskipun begonia tidak membutuhkan terlalu banyak sinar matahari, mereka harus dapat menerima radiasi langsung. Karena itu, posisi peletakan tanaman begonia harus di area yang mungkin terkena sinar matahari.

Jika diletakkan di luar ruangan, harus dilengkapi dengan pelindung teduh. Misalnya saja di diberi atap paranet. Jika Anda tidak ingin menggunakan paranet, Anda bisa meletakkannya di bawah pohon besar yang rindang dengan dedaunan lebat.

Pemberian pupuk juga tidak boleh terlalu sering dilakukan, cukup diberi pupuk setip 6 bulan sekali, yang tidak boleh dilupaka jangan lakukan pemberian pupuk yang berlebihan bisa membuat kandungan garam dalam tanah jadi terakumulasi. Akibatnya adalah, akar menjadi mudah mengalami pembusukan.

Jenis Tanaman Begonia

Begonia Rex

Tanaman Begonia
Tanaman Begonia Rex

Salah satu spesies tanaman hias yang terkenal tanaman begonia yaitu Tanaman Begonia Rex. Daunnya memiliki beragam warna dan bentuk serta pola. Bentuknya yang unik membuat orang semakin tertarik untuk memilih tanaman ini sebagai dekorasi interior dan pot.

Begonia Rhizomatous

Tanaman Begonia
Tanaman Begonia Rhizomatous

Begonia Rhizomatous juga biasa digunakan sebagai tanaman hias, karena mereka dapat menghasilkan bunga berukuran besar. Bahkan ketika mekar penuh, bunga dapat menutupi semua bagian tanaman sehingga hanya bunga yang terlihat.

Untuk tanaman itu sendiri, ada yang besar dan ada yang kecil. Dengan ukuran begonia Rhizomatous yang besar, lebar daunnya bisa mencapai 1 meter. Selain itu, ada Rhizomatous Begonia, yang rambutnya berbulu, bundar dan kadang-kadang bahkan seperti bintang.

Begonia Cane

Tanaman Begonia
Tanaman Begonia

Jenis selanjutnya, Begonia Cane, memiliki bunga dengan penampilan yang tidak kalah indah dan unik. Ada Begonia Cane, yang daunnya menyerupai sayap, sehingga disebut tanaman sayap malaikat.

Ada juga Begonia Cane, yang bunganya besar dan selalu mengeluarkan aroma yang harum dan harum. Dalam hal ini, biasanya ditempatkan di luar ruangan pada siang hari dan masuk saat senja. Daunnya memiliki warna berbeda seperti merah muda, ungu dan putih.

READ  Sayuran Organik – Cara Menanam ,Perawatan, Jenis Jenis, Manfaat

Begonia Shurbs

Tanaman Begonia
Tanaman Begonia Shurbs

Begonia selanjutnya disebut Begonia Shurbs dan memiliki varietas yang berbeda, dari kecil hingga besar dengan ukuran daun hingga 4 meter. Bentuk daun begonia shurbs juga terdiri dari berbagai bentuk dan rupa. Beberapa bersinar dan lainnya lembut seperti kain beludru.

Sebagian besar bunga berwarna putih, tetapi beberapa berwarna merah dan merah muda.
Begonia yang bertangkai tebal memiliki karakter yang lebih unik. Proses pertumbuhannya tetapi sedikit lebih lambat, tetapi batangnya lebih keras dan tidak bercabang. Daun di bawah selalu layu sementara di atas tetap segar. Kombinasi ini menciptakan campuran penampilan yang sangat bagus dan dicintai oleh banyak orang.

Demikian sedikit ulasan mengenai jenis tanaman Begonia yang mungkin perlu anda ketahui, semogah bisa menambah informasai dan bisa bermanfaat. Terima Kasih

Baca Juga Artikel Lainnya :