Jambu Madu – Cara Pemangkasan, Harga, Manfaat Garam, Tabulampot, Cepat Berbuah Lebar

Posted on

Jambu Madu – Cara Pemangkasan, Harga, Manfaat Garam, Tabulampot, Cepat Berbuah Lebar

Jambu Madu – Halo, buat yang suka makan jambu madu atau punya hobi budidaya dengan teknik tabulampot kalian beruntung banget. Karena kali ini kita akan bahas tentang jambu madu dan bagaimana cara budidaya tabulampot nya. Penasaran kan ? yuk simak artikel ini dengan seksama ya.

Jambu Madu

Jambu madu merupakan salah satu jenis jambu air yang banyak dibudidaya di Indonesia. Beberapa jenis jambu madu sering kita jumpai di pasar ataupun toko buah. Jenis jambu madu yang terkenal di antaranya adalah jambu madu deli hijau, jambu madu kesuma merah, dan jambu madu super green.

Kandungan air dalam jambu jenis ini cukup tinggi yaitu sekitar 93% setiap 100 gram nya sehingga bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan air tubuh kita. Selain itu pada setiap 100 gr jambu mengandung vitamin C sebanyak 22 mg, vitamin C ini sangat bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan kekebalan tubuh kita.

Tidak sampai di situ, ternyata jambu air yang dikonsumsi secara rutin dapat menghancurkan kolesterol jahat di dalam tubuh kita. Buat yang pengen kulitnya mulus dan gak keliatan tua wajib konsumsi jambu madu, karena jambu madu bisa mempercepat pembentukan kolagen di dalam tubuh kita yang bermanfaat untuk kulit.

Cara Menanam, Merawat dan Cara Pemangkasan Jambu Madu dengan Teknik Tambulapot

Menanam jambu madu ternyata tidak sulit dan perawatannya cukup mudah. Jambu madu juga salah satu tanaman pohon yang memiliki umur berbuah cukup cepat yaitu dalam 1 tahun pohon sudah menghasilkan buah. Pohon jambu madu ini berbuah tidak mengenal musim, bahkan dalam 1 tahunkita bisa panen raya sebanyak 3 kali.

READ  Pohon Durian – Sejarah, Asal Buah, Jenis Jenis, Manfaat

Dalam 1 pohon biasanya bisa menghasilkan hingga 30 kg buah. Jambu madu jenis deli hijau bisa dijual langsung ke konsumen sehaarga 30-35rb per kilo nya. Berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara melakukan tabulampot jambu madu untuk pemula, simak baik-baik ya.

  1. Pastikan bibit yang akan kita tanam merupakan bibit unggul yang bebas dari penyakit. Usahakan beli bibit dari penjual yang terpercaya. Bibit bisa kita tanam ke dalam ke dalam polybag berukuran 60×100 dan masukkan tanah serta campuran kompos dengan perbandingan 1:1. Selanjutnya bibit pohon bisa langsung kita tanam dengan hati-hati ke dalam polybag.
  2. Kegiatan penyiraman perlu dilakukan secara rutin. Terutama saat tanaman mulai menghasilkan sebaiknya penyiraman dilakukan 2x sehari dan saat musim kemarau 3x sehari. Jumlah air per penyiraman sebaiknya menggunakan 2-3 liter air.
  3. Pemupukan yang baik diusahakan menggunakan pupuk organik baik cair ataupun padatan dan usahakan menggunakan seminimal mungkin pupuk anorganik seperti NPK. Setiap bulan perlu ditambahkan pupuk kandang ke dalam polybag.
  4. Pemangkasan perlu dilakukan untuk membentuk tajuk sehingga terbentuk pola 1-3-7-13. Artinya 1 cabang utama, 3 cabang primer, 7 cabang sekunder dan 13 cabang tersier. Pemangkasan pertama dilakukan ketika tanaman berumur 4 bulan setelah tanam, kemudian dilakukan secara rutin setiap 3 bulan sekali.
  5. Penjarangan bunga perlu dilakukan dengan tujuan agar buah yang tumbuh berukuran besar dan tidak saling bergesekan. Penjarangan dilakukan dengan cara membuang bunga yang ada di tengah.
  6. Terakhir dan yang paling penting adalah melakukan pengendalian hama dan penyakit. Salah satu cara konvensional untuk mengendalikan hama adalah dengan cara pembungkusan buah. Pembungkusan ini dilakukan saat umur buah masih sekitar 14-15 hari atau saat jambu masih pentil. Pembungkusan sebaiknya menggunakan spunbound atau bahan kain sintetis agar kita bisa melihat apakah buah sudah siap panen atau belum. Tujuan dari pembungkusan ini adalah untuk menghindari serangan lalat buah.
READ  Budidaya Cabai – Merah, Rawit

 

Manfaat Garam Pada Jambu

Penggunaan garam dapur sebagai campuran pupuk akan membuat tanaman menghasilkan buah lebih baik. Menurut Dr. Maynard penggunaan garam dapur bisa untuk menjadi pupuk sekaligus membasmi gulma. Selain itu agar tanaman cepat berbuah perlu dilakukan stress air. Ketika tanaman stress air maka hal ini akan mempercepat tanaman menghasilkan buah.

Gimana? Sudah tertarik untuk mencoba usaha tabulampot jambu madu ? Selain harganya yang tinggi, permintaan konsumen juga cukup tinggi dan tentunya budidaya tabulampot yang tidak sulit pasti mulai banyak yang tergiur untuk terjun ke bisnis ini. Cukup sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat untuk kita semua.

Artikel Lainnya :