Jambu Kristal – Cara Budidaya Di Pot, Perawatan, Panen

Posted on

Jambu Kristal – Cara Budidaya Di Pot, Perawatan, Panen

Jambu Kristal
Jambu Kristal

Jambu Kristal adalah varietas jambu biji yang berasal dari mutasi dari residu Muangthi di Thailand. Buah jambu biji ini sangat sedikit memiliki biji dengan presentasi berbuah lebih tinggi dari pada buah tanpa biji lainnya. Bentuk jambu kristal berbentuk bulat sedikit gepeng dengan permukaan yang tidak rata, tetapi memiliki daging yang renyah. Tanaman buah asal Taiwan ini mulai masuk ke Indonesia sekitar tahun 1990-an.

Banyak orang yang menyukai buah jambu kristal, maka tidak heran banyak orang sekarang mulai membudidayakan kristal jambu biji jenis ini

Pengembangan jambu kristal atau pengembangan jambu kristal di Indonesia mulai diperkenalkan oleh IPB (Institut Pertanian Bogor). Jambu kristal sebenarnya tidak benar-benar tanpa biji, jumlah biji kurang dari 3% dari buah, sekilas, kristal jambu biji hampir tidak ada biji.

Tanaman jambu biji dapat diperbanyak dengan biji, tetapi perbanyakan dengan cara ini tidak disukai karena tanaman membutuhkan waktu yang lama untuk menjadi dewasa dan juga mengubah sifat dari induknnya. Perbanyakan, yang sebagian besar dilakukan secara vegetatif, khususnya dengan melakukan pencangkokan.

Bibit jambu kristal dari hasil perbanyakan dapat ditanam di lahan atau dalam pot sebagai tabulampot atau tanaman buah dalam pot. Pada kesempatan ini, kami akan menginformasikan tentang cara budidaya jambu kristal di dalam pot. Berikut ini adalah cara budidaya  lengkap.
budidaya  jambu biji kristal di dalam pot.

Cara Budidaya Jambu Kristal Didalam Pot

 

Jambu Kristal
Jambu Kristal

Persiapan Bibit Jambu Kristal

Jambu kristal dapat diperbanyak dengan melalui perbanyakan vegetatif seperti stek, okulasi, belat dan cangkok. Penggunaan bibit jambu biji yang berasal dari perbanyakan vegetatif direkomendasikan, karena akan menghasilkan buah lebih cepat. Pilih bibit  kristal yang tepat dan berkualitas tinggi, karena bibit nanti akan menentukan kualitas buahnya.

Jambu Kristal
Jambu Kristal

PERSIAPAN TANAMAN / POT

Siapkan pot dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran tanaman. Jika bibit tanaman masih berukuran kecil, sebaiknnya dimulai dari ukuran pot kecil. Dengan demikian, ketika tanaman tumbuh lebih besar, pot dapat ditukar, sekaligus bisa menjadi penanda untuk peremajaan media tanam.

Saat memilih pot, penting untuk memastikan bahwa pot di bagian bawah memiliki lubang di dasar pot  yang berfungsi mengalirkan sisa air yang tersisa dikeringkan setelah melakukan penyiraman, sehingga akar tidak terendam.

READ  Sayuran Organik – Cara Menanam ,Perawatan, Jenis Jenis, Manfaat

Pot jenis ini bisa dibuat dari tanah liat, logam (drumg), plastik, semen atau kayu. Pot dari tanah liat dan kayu sangat bagus untuk Tabulampot, karena memiliki pori-pori, sehingga kelembaban dan suhu medium pertumbuhan lebih stabil. Namun, kelemahan material ini tidak permanen.

Wadah Tabulampot yang baik harus memiliki kaki atau lantai yang memisahkan bagian bawah pot dari bagian bawah. Ini penting untuk drainase dan memfasilitasi pemantauan sehingga akar tanaman tidak menembus tanah. Jika pot Anda tidak memiliki kaki, gunakan batu bata atau sejenisnya untuk mengganti kaki pot.

Baca Juga Artikel Lainnya :

PERSIAPAN MEDIA TANAM

Persyaratan media tanam kristal jambu Tabulampot harus dapat menyimpan air dan memasok nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman.

Media tanam yang biasa digunakan meliputi campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan komposisi 1: 1: 1. Bisa juga berupa campuran tanah, pupuk dan sekam padi dengan komposisi 1: 1: 1.

Tanah dan bahan organik di daerah tropis biasanya memiliki keasaman yang cukup untuk menetralisirnya dan campurkan kapur pertanian atau dolomit ke dalam media tanam.

TAHAP PENANAMAN BIBIT

1.Siapkan bahan untuk media tanam, kemudian ayak dan buang kerikil di dalamnya. Campur bahan-bahannya secara merata.
2. Sebelum memasukkan media tanam ke dalam pot, letakkan potongan genteng atau potongan – potongam sterofoam dalam satu lapisan di bagian bawah pot. Anda juga bisa menambahkan lapisan ijok atau serat kelapa.
3.Kemudian isi media tanam yang disiapkan setengah tinggi pot.
4. Untuk mengurangi penguapan, potong beberapa daun atau batang bibit tanaman.
5.Buka plastik pada bibit tanaman, letakkan persis di tengah pot, atur peletakan sehingga tanaman tegak / tidak miring, dan susun media tanam yang sama di pangkal batang.
6.Padatkan media tanaman di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat, dan kemudian siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban.
7.Simpan tabulampot di tempat yang teduh dan tidak terkenah sinar matahari langsung untuk beradaptasi. Siram setiap pagi atau sore hari. Letakkan Tabulampot di luar ruangan setelah satu minggu.

Perawatan Jambu Kristal

 

Jambu Kristal
Jambu Kristal

TAHAP PERAWATAN

Penyiraman

Tabulampot yang telah jadi harus terbuka di luar ruangan dan sepenuhnya terkena sinar matahari. Pada musim kemarau penyiraman dilakukan setiap hari, pagi atau sore hari. Pada musim hujan, penyiraman hanya dilakukan ketika media tanam terlihat kering. Penyiraman dengan menggunakan selang atau pipa air.

READ  Bunga Mawar – Cara Budidaya, Jenis, Manfaat, Gambar

Pemangkasan

Setidaknya ada tiga tujuan untuk pemangkasan Tabulampot, yaitu pemangkasan bentuk, pemangkasan produksi, dan pemangkasan peremajaan.

pemangkasan bentuk dilakukan untuk membuat tajuk berita baru dan untuk menyesuaikan  tanaman sehingga sinar matahari menembus semua bagian tanaman. Selain dua fungsi ini, pemangkasan bentuk juga terkait dengan estetika.

Teori umum saat memotong bentuk Tabulampot adalah 1-3-9. Artinya, dalam setiap 1 batang primer terdapat maksimum 3 batang sekunder dan dalam 1 batang sekunder maksimum terdapat 3 batang tersier.Batang yang dipilih dibiarkan tumbuh sehat dan kuat serta memiliki unsur estetika pada tanaman.

Pemotongan produksi terkait dengan fungsi produksi tanaman. Pemangkasan dilakukan pada tunas air untuk merangsang pembungaan. Selain itu, batang, yang terlihat sakit, dipangkas dilakukan pemangkasan.

Yang terakhir peremajaan, lakukan pemangkasan terhadap tanaman yang sudah terlihat tua . Pada Tabulampot yang sudah tua sebaiknya dilakukan penggantian media tanam dan pot (repotting). Pada fase ini, beberapa cabang harus dipotong. Bahkan dalam kasus-kasus tertentu, hanya menyisahkan primer yang tersisa saja.

Pemupukan

Media Tabulampot memiliki cadangan nutrisi yang terbatas. Karena itu, pemupukan menjadi sangat penting. Pemupukan pertama dilakukan satu bulan setelah tanam. Kemudian dilakukan setiap 3-4 bulan.

Pupuk yang digunakan harus pupuk organik. Jenisnnya dapat berupa kompos, pupuk kandang atau pupuk organik cair. Meskipun kandungan nutrisi tidak seakurat dengan pupuk kimia, pupuk organik mengandung nutrisi yang lebih lengkap. Selain itu, penambahan bahan organik merangsang aktivitas biologis dalam media tanaman.

Pada waktu-waktu tertentu pupuk kimia dibutuhkan. Misalnya, pada saat berbunga dan berbuah, di mana tanaman membutuhkan unsur hara makro seperti P dan K dalam jumlah banyak. Dan beberapa unsur mikro seperti Ca, Mn, Fe, dll. Dalam pupuk kimia, unsur-unsur ini dapat dideteksi.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit di Tabulampot harus dilakukan sejak dini, yaitu sejak pemilihan benih. Benih unggul biasanya memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit tertentu. Beli benih dari sumber tepercaya dan miliki sertifikat benih atau bibit.
Pencegahan hama dan penyakit juga bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan media tanaman dan kebun. Gulma dan semak di kebun bisa menjadi sumber hama dan penyakit.

Bila tabulampot sudah terkena dan terserang hama atau penyakit, langkah pertama yang kita lakukan bisa diatasi secara manual. Misalnya dengan memungut atau mengambil ulat yang menyerang atau dengan memangkas dahan yang terkena penyakit atau hama.

READ  Pohon Mangga – Cara Budidaya, Cangkok, Jenis Jenis, Obat Perangsang

Pada saat tabulampot telah berbuah, lindungi buah dengan menggunkan plastik atau jaring pelindung. Atau juga bisa dengan memasangkan perangkap hama, seperti dengan menggunakan hormon feromon untuk mengusir hama lalat buah.

Melakukan penyemprotan tabulampot dengan pestisida bisa menjadi dilema, dikarenakan biasanya tabulampot yang ditanam di pekarangan atau lahan yang dekat dengan pemukiman. Pestisida kimia tentunya akan sangat berbahaya dan bisa mencemari lingkungan sekitar. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan selalu pestisida organik.

Apabila memang harus menggunakan , penyemprotan dengan pestisida kimia bisa dilakukan. Lakukan dengan secara hati-hati, dan jangan lupa baca aturan dan dosis pakainya secara seksama. Penyemprotan hendaknya dilakukan secara terbatas.

Pergantian media dan pot

Tabulampot yang telah mencapai ukuran tertentu sebaiknya dipindahkan. Untuk ruang tabulampot harus cukup untuk menopang ruang gerak tanaman jambu kristal. Pemindahan dilakukan sekaligus juga dilakukan dengan pergantian media tanam.

Pergantian media tanam dalam tabulampot tidak hanya berfungsi untuk memindahkan tanaman pada pot yang lebih besar saja.

Perlu juga dilakukan pemangkasan peremajaan, misalnya dengan melakukan pemangkasan akar tanaman. Akar tanaman yang terus tumbuh bisa membuat media tanam menjadi padat.

Akar yang panjangnya lebih dari 25 cm harus dilakukan pemangkasan. Kepadatan akar juga harus sedikit dikurangi. Lakukan pemangkasan akar, daun dan batang juga dipangkas untuk mengurangi terjadinya penguapan.

Panen Jambu Kristal

 

Jambu Kristal
Jambu Kristal

Pemanenan jambu kristal dapat dilakukan setelah tanaman jambu kristal berumur 2 hingga 2,5 tahun dengan ciri buah jambu kristal yang siap panen berwarna agak memutih dan berukuran besar.

Demikianlah sedikit ulasan artikel ini mengenai cara budidaya tanaman jambu Kristal yang mungkin perlu anda ketahui, semogah bermanfaat dan jangan lupa baca artikel kami yang lainnya. Terima Kasih Selamat Mencoba !!!!

Baca Juga Artikel Lainnya :