Budidaya Ikan Nila – Di Kolam Terpal, Dikolam Tanah, Gambar

Posted on

Budidaya Ikan Nila – Di Kolam Terpal, Dikolam Tanah, Gambar

Ikan Nila

Bagi Anda yang sangat menyukai hidangan ikan olahan, anda pasti sudah sangat mengenal ikan jenis ini. Ikan jenis ini tidak hanya diolah menjadi banyak jenis masakan, tetapi juga memiliki harga murah, begitu banyak penggemar dan dari berbagai kalangan.

Ikan Nila, ikan ini sekilas memiliki sifat fisik yang hampir mirip dengan beberapa jenis ikan air tawar ketika anda melihat bagaimana cara membudidayakan ikan air tawar seperti ikan mujair dan ikan mas.

Namun perbedaan fisik yang mencolok pada ikan nila adalah adanya garis-garis hitam dan putih pada tubuh. Garis-garis ini menjadi terlihat ketika ikan berada di air jernih atau terkena sinar matahari. Banyaknya jumlah orang yang mengkonsumsi ikan nila bukan hanya karena rasanya yang enak dan lezat, tetapi juga karena kandungan nutrisinya sangat baik untuk tubuh.

Kandungan Nutrisi Ikan Nila

protein
kalori
Lemak
Zat besi

Dengan nutrisi yang ditemukan atau dikandung ikan nila di atas, ini tentu sangat berguna, terutama untuk perkembangan dan kecerdasan anda. Tidak hanya itu, Anda harus tahu bahwa ikan nila mengandung sangat sedikit lemak dan kalori, jadi ini sangat cocok bagi Anda untuk melakukan diet setiap hari.

Dan Anda harus tahu bahwa dengan banyaknya penggemar ikan nila, ini bisa menjadi usaha bisnis yang menjanjikan bagi anda. Untuk  membudidaya ikan nila berbeda dengan cara membudidayakan ikan mas yang mungkin cukup sederhana dan mudah. Berikut kami akan coba berbagi cara membudidayakan ikan nila.

Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

 

Ikan Nila
Ikan Nila

Bagi anda yang ingin memulai usaha budidaya ikan nila, gunakan metode kolam terpal, Metode ini jauh lebih menguntungkan dan mudah di implementasikan. Terutama bagi pemula yang ingin budidaya ikan nila dirumah.

Karena metode ini tidak perlu membutuhkan banyak tempat dan hasilnya lebih optimal.

Adapun langkah yang harus anda lakukan sebelum membudidayakan ikan nila menggunakan kolam terpal, antara lain sebagai berikut:

Menyiapkan  Kolam Terpal

Pertama, Anda harus menyiapkan kolam terpal.

Anda dapat melakukannya sendiri, tetapi untuk menghemat waktu Anda dapat membelinya, Metode ini meminimalkan kesalahan selama proses pembuatan, harganya lebih murah.

Dengan ukuran 500 ekor ikan nila, yaitu panjang 2 x 3 meter, panen 100 hingga 200 kilogram ikan nila saat panen bisa dicapai.

Dengan ukuran 1000 kolam ikan Nila, yang berukuran 4 × 6 meter, dapat menghasilkan panen lebih kurang 300-400 kilogram ikan bisa di panen.

Jumlah panen bervariasi tergantung pada jenis benih ikan yang dipilih.

Sesuaikan ukuran tambak dengan kebutuhan Anda.

Jika Anda ingin membuka usaha dalam skala besar, Anda harus menyiapkan terpal yang lebih besar.

Siapkan Benih Ikan Nila

 

Ikan Nila
Ikan Nila

Langkah berikutnya dalam membudidayakan ikan nila di kolam terpal adalah menyiapkan  benih ikan nila. Ada dua cara untuk mendapatkannya bibit ikan nila hampir seperti Budidaya Ikan Guppy. Yang pertama adalah mendapatkannya langsung dari induk ikan nila. Untuk itu Anda harus menelurkan terlebih dahulu.

Baca Juga Artikel Lainnya :

READ  Cara Mencangkok Tanaman – Singkat Cepat

Metode kedua lebih sederhana dan lebih praktis: dibeli langsung kepeternakan ikan nila atau bisa membelinya di pasar perikanan. Ciri-ciri benih ikan nila yang cocok untuk budidaya dan kualitas :

1.Pertama, perhatikan ukuran benih yang Anda beli. Benih yang cocok untuk budidayamemiliki ukuran sekitar 12 cm dan warna garis yang jelas.

2.Benih yang baik adalah benih yang bergerak dan tidak cacat dari kepala ke ekor.

3.Pastikan warba bibit ikan nila berwarna sama dan beratnya masing-masing sekitar 30 gram.

4.Pengisian air kolam terpal

5.Kedalaman terbaik untuk budidaya Ikan Nila adalah 100 cm hingga 120 cm pada pH 7 atau pH8.

6.Suhu terbaik untuk pertumbuhan optimal adalah 25 hingga 30 derajat Celcius.

Penyebaran Benih

Setelah media budidaya dan bibit siap, langkah penting berikutnya, seperti budidaya ikan koi, adalah menyebarkan benih nila ke dalam  kolam.

Caranya  Jika bibit masih dalam bentuk benih, Anda dapat melakukan perawatan di tempat lain dan melakukan pemindahan begitu benih telah tumbuh menjadi benih berkualitas dan layak untuk budidaya.

Anda harus tahu, ikan nila adalah jenis ikan yang memiliki daya tahan kuat dan mudah dibudidayakan. Tapi Anda tidak bisa menabur benih dengan sembarangan.

Cara yang tepat untuk menyebarkan benih adalah:

Pertama, siapkan wadah dalam bentuk ember dan masukkan air bersih setengah ember. Kemudian masukan benih ikan Nila dan tunggu  sekitar 10 menit.

Isi kembali ember dengan air kolam setelah 10 menit dan biarkan hingga 5 menit. Proses ini sangat penting dan bertujuan untuk menjaga  ikan nila yang Anda tebar supata tidak strea.

Kemudian Anda bisa menyebarkannya dengan hati-hati dan perlahan di kolam.

Yang  perlu anda  ketahui bahwa untuk setiap kolama, anda  dapat menebar bibit ikan nila sebanyak mungkin benih ikan untuk setiap  kolam, tergantung pada kapasitas kolam Anda. Akan lebih baik, untuk membatasi hingga maksimum 100 bibit ikan per kolam.

Pemberian Pakan

Ikan Nila
Ikan Nila

Pemberian makan baru bisa dilakukan pada hari ketiga di pagi dan sore hari.

Hal ini dilakukan agar benih ikan memakan mikroorganisme yang ada.

Kami merekomendasikan untuk menambahkan azolla atau vitamin ikan. Tujuannya untuk memaksimalkan proses pertumbuhan.

Perawatan Ikan Nila

Ikan nila sebenarnya sangat tergolong mudah untuk memeliharanya.
Cukup dengan memberi makan secara teratur sesuai dosis, berikan vitamin secara berkala, dan  secara teratur dan lakukan penyortiran  ikan sesuai dengan ukurannya untuk menghindari risiko kematian dan kanibalisme.

Panen

Tergantung pada jenis nila, waktu panen biasanya dapat diambil setelah 4 sampai 6 bulan perawatan.

Kualitas makanan dan kondisi air yang baik juga mempercepat proses panen.

Budidaya Ikan Nila Dikolam Tanah 

 

Ikan Nila
Ikan Nila

Ikan Nila memiliki sifat yang sangat baik dalam beradaptasi dengan lingkungan di mana ia berada. Jadi ikan nila dikenal sebagai ikan yang mudah  dibudidayakan dan dikembangkan. Tetapi Anda harus berhati-hati agar bisnis ikan nila bisa sukse dalam membudidayakannya. Ikan nila ini memiliki kemampuan beradaptasi dengan baik terhadap  lingkungan dan memiliki toleransi tinggi terhadap lingkungan.

Ikan nila ini dapat dibudidayakan di daerah dataran rendah dengan berair payau dan maupun dataran  tinggi pada suhu rendah. Dia mampu hidup pada suhu 14 hingga 38 derajat Celcius, dengan suhu terbaik adalah 25 hingga 30 derajat. Faktor utama yang mempengaruhi  pertumbuhan ikan adalah salinitas atau salinitas dari 0 hingga 29% sebagai tingkat pertumbuhan maksimum.

Nah, jika Anda ingin mencoba membudidayakan Nila ini di sini, kami menawarkan opsi berikut untuk budidaya nila di kolam:

Memilih Lokasi Yang Tepat

Untuk memulai budidaya ikan nila, Anda harus terlebih dahulu menemukan lokasi yang cocok. Karena untuk budidaya ikan nila kita harus menemukan lokasi tanah yang padat dan tanah tidak keropos. Anda harus mencari jenis tanah ini karena tanahnya mengandung banyak  air. Dan untuk tanah, Anda harus menemukan tanah yang subur sehingga tidak tercemar oleh minyak dan limbah pabrik di sekitarnya.

READ  Cara Menanam Anggur – hidroponik dari biji, dari batang

Untuk lokasi kolam, Anda dapat memilih lokasi yang mudah ditemukan sumber mata airnya, sehingga Anda tidak perlu menghabiskan  banyak modal untuk membeli air untuk kolam tersebut. Dan untuk kilam petani dapat menghindari dari daerah  air, Anda dapat melakukan atau membuat jarak. hal ini dilakukan ketika terjadi banjir ketika ikan tidak mudah keluar dari kolam saat banjir.

Persiapan dan Pembuatan Kolan Ikan Nila

Dalam budidaya ikan nila, Anda dapat menggunakan berbagai jenis kolam ikan, terdiri dari kolam tanah, kolam terpalkolam tembok , dan beberapa bahkan dibudidayakan di sungai dengan keramba apung. Dari kolam di atas ada beberapa kolam yang sangat murah dan mudah dibuat. Untuk tahap persiapan dan persiapan kolam nila dari tanah, hal berikut ini berlaku:

Membangun kolam
Pengeringan kolam
Perbaikan tanggul / tanggul
pengelolaan kolam bawah tanah
Buat saluran masuk dan keluar air
Pengapuran
pemupukan dasar kolam
Pengairankolam .

Pilih Benih atau Bibit Ikan Nila

Setelah Anda menyiapkan lokasi dan kolam, langkah selanjutnya adalah menyiapkan benih atau bibit ikan nila. Sekarang Anda harus memperhatikan kondisi ikan saat memilih benih ikan. Karena Anda memilih untuk tidak membiarkan banyak ikan mati karena itu membuat  Kalian rugi.

Jika Anda masih kesulitan memiliki benih berikut, kami memberikan karakteristik benih ikan yang baik untuk dibudidayakan sebagai  berikut:

Bobot benih antara 10-20 gram per ekor,
Bibit sehat, tidak sakit atau patogen.
Bibit tidak cacat, bentuk tubuh normal, organ tubuh lengkap,
Perilaku bibit aktif dan lincah
Sangat responsif terhadap pemberian pakan.

Penebaran Bibit Ikan Nila

Untuk ukuran benih ikan, yang ideal dan dapat ditebar di kolam, pembesaran  10-20 gram per ekor. Bibit ditebar ketika semua tahapan  pembuatan kolam sampai persiapan kolam selesai. Kepadatan tebar ini diasumsikan untuk bibit yang berukuran lebih kurang 10 hingga 20 g /ekor benih yang akan bisa dipanen pada ukuran 300 g.

Dalam kasus ikan nila, bibit ikan nila tidak boleh dimasukkan langsung ke dalam kolam pembesaran, tetapi harus melalui fase penyesuaian terlebih dahulu. Wadah yang berisi benih ikan nila ditempatkan di kolam air selama beberapa jam untuk menyamakan air kolam dan  suhu. Jika sudah maka  air wadah bisa peternak miringkan dan satu demi satu dan biarkan ikan perlahan masuk ke dalam kolam. Hal ini dilakukan untuk mencegah kematian benih ikan yang baru saja memasuki kolam.

Pakan Ikan Nila

Pakan asli untuk Ikan Nila adalah plankton, zoplankton, cacing, siput, larva nyamuk dan Chironomus (cuk). Tetapi jika ikan itu tumbuh  cepat, ia harus diberi makan pelet setiap hari. Mengapa kami menyarankan untuk memberikan makanan pelet, karena pelet mengandung 3% lemak dengan kandungan protein antara 30-40%. Pakan Ikan nila dalam bentuk pelet diberikan setiap hari hingga 3% dari berat tubuh ikan. Untuk pelet, Anda bisa memberi 2 kali sehari.

READ  Cara Menanam Bawang Putih - Untuk Pemula, Dibotol Aqua,Di Paralon Tanpa Tanah

Kebutuhan pakan ikan nila yang ideal adalah 3% dari berat rata-rata ikan per hari. Jika diasumsikan bahwa ikan tersebut memiliki berat antara 10 dan 20 gram per ekor dan jumlah total ikan nila adalah 1000 ikan, hingga 450 gram per hari diberi makan. Dari mana angka 450 itu berasal? Inilah rumusnya :

Jumlah pakan = berat rata-rata x jumlah ikan x 3%

Jika ikan memiliki berat 10-20 gram / ekor – Rata-rata bobot ikan = (10 + 20) / 2 = 15 gram / ekor

Perhitungan pakan ternak: 15 x 1000 x 3% = 450 gram per hari yang dapat Anda berikan.

Untuk menyesuaikan jumlah atau dosis pakan ternak, berat nila diperiksa setiap 2 minggu.

Anda melakukan ini dengan mengambil sampel 10 ikan nila, kemudian menimbangnya dan rata-rata beratnya. Misalnya, berat 10 ekor ikan nila adalah 2000 gram, maka berat rata-rata adalah 2000/10 = 200 gram per ikan. Kemudian, pakan yang perlu diberikan kepada 1000 ikan nila dengan berat 200 gram per hari adalah 6.000 gram (6 kg) per hari.

Perawatan Ikan Nila

Perlu diingat bahwa ikan yang sudah ditebar  tidak dibiarkan begitu saja, tetapi Anda dapat memperhatikan ikan di tempat budiaya ikan nila. Karena itu, perhatikan air kolam, karena jika air kolam terlihat buruk, itu berdampak besar pada pertumbuhan ikan. Dan tidak hanya  itu, jika air kolam itu buruk, ikan akan mudah sakit karena diserang oleh parasit di kolam.
Jika air kolam berbau, Anda dapat segera mengganti air kolam. Cara menggantinya: Anda dapat membuang air kolam 1/3 setelah Anda  memasukkan air yang baru saja mengembalikan pH air 6.

Panen Ikan Nila

Jika Anda telah melewati semua poin di atas, maka proses berikutnya adalah panen ikan nila. Ikan niila akan dipanen ketika berusia 5-6 bulan. Untuk memanen ikan nila peternak dapat menggunakan metode sorter  untuk panen. Kegunaanya ini dilakukan untuk memenuhi  persyaratan pasar dan konsumen sesuai dengan ukuran yang diperlukan.

Untuk ikan yang sudah disortir, sebaiknya pisahkan dengan wadah atau tempat yang lain. Jika sudah  maka peternak dapat mengirimkan ikan langsung ke Pasaran atau pelanggan yang sudah memesan. Hal ini dilakukan agar ikan tetap terlihat segar meski berada di tangan  konsumen.

Demikianlah sedikit ulasan cara bagaimana membudidayakan ikan nila dengan media kolam terpal maupun dengan media kolam tanah yang perlu anda ketahui. Semogah artikel ini bisa bermanfaat dan menambah informasi mengenai cara budidaya ikan nila. Terima Kasih Selamat Mencoba !!!!

Baca Juga Artikel Lainnya :