Budidaya Ikan Lele – Tips Agar Cepat Panen

Posted on

Budidaya Ikan Lele –Tips Agar Cepat Panen

Cara Budidaya Ikan Lele agar cepat panen akan menjadi hal yang menarik yang akan kita bahasa dalam kesempatan ini. Ikan lele yang merupakan ikan air tawar tentu sudah sangat familiar dan banyak dikenal oleh masyarakat kita.

Ikan lele termasuk kedalam jenis ikan konsumsi yang permintaan cenderung tinggi dan digemari di pasaran. Oleh sebab itu maka tidak heran jika banyak sekali petani yang membudidayakan ikan lele.

Selain hal di atas, ada beberapa keunggulan lainnya adalah ikan lele termasuk jenis ikan yang tidak mudah terserang penyakit sehingga resiko kegagalan dalam budidaya akibat serangan penyakit sangat kecil bagi petani.

Terlebih lagi ikan ini memiliki harga jual yang cukup murah dan permintaan yang selalu banyak di pasaran. Sebab hidangan ikan lele menjadi salah satu hidangan yang banyak digemari dan disukai oleh masyarakat terutama kelompok menengah kebawah.

Pada umumnya ikan lele dapat dipanen setelah dibudidayakan selama 4 bulan, namun dalam kesempatan ini kami akan coba berbagi bagaimana cara budidaya ikan lele dapat berlangsung lebih cepat sehingga dapat meningkatkan keuntungan budidaya ikan lele  . Berikut Cara budidaya ikan lele agar cepat panen bagi pemula – tips lengkap

A.Tahapan awal

Dalam proses budidaya ikan lele yang cepat panen maka sangat penting untuk memperhatikan tahapan awal budidaya yang meliputi :

  1. Pemilihan lokasi usaha

Pemilihan lokasi usaha sangat penting dalam usaha budidaya, kita harus  benar-benar memilih tempat yang ideal untuk budidaya ikan lele. Pilihlah lahan dengan kondisi lokasi yang datar, dekat dengan sumber mata air serta juga tidak mudah terjadi longsor atau memiliki kultur tanah yang stabil. Hindari lokasi yang dekat dengan pembuangan limbah produksi atau sampah sebab akan menyebabkan resiko air tercemar semakin lebih tinggi.

  1. Pembuatan Kolam Terpal
READ  Budidaya Kacang Hijau – Di Sawah, Di Polybag

Agar budidaya ikan lele yang kita budidaya  dapat menghasilkan  panen yang lebih cepat maka sebaiknya menggunakan metode pembuatan kolam terpal. Selain bisa menghemat biaya produksi dan tidak membebani biaya operasional. Untuk ukuran kolam yang ideal dipakai biasanya berukuran  3 x 5 x 1 meter atau disesuaikan dengan luas lokasi budidaya ikan lele.

Untuk jumlah kolam yang petani harus miliki berjumlah 24 buah agar ketika panen dapat dilakukan secara intensif dalam dua bulan dan berkelanjutan. Buatlah kolam terpal sebagaimana yang juga dilakukan pada cara budidaya ikan lele pada umumnya. Pastikan bahwa pengisian volume air yang diisi adalah sebanyak 80 cm

Selain itu juga, di persiapkan juga alat penunjang budidaya seperti ember atau baskom wadah, jaring serta juga alat kelengkapan tes kualitas air. Selanjutnya kemudian sediakan benih ikan lele yang berukuran 8-10 cm. tebarkan dalam satu kolam secara ,merata dengan populasi 100-200 ekor/m3.

Untuk mendapatkan hasil budidaya yang optimal maka sangat penting untuk memperhatikan poin-poin seperti juga yang dilakukan pada cara budidaya ikan lele berikut ini :

  1. Pastikan bahwa kualitas air didalam kolam kondisi baik dan tidak mengandung bau yang tidak sedap yang bisa menyebabkan Kegagalan dalam proses budidaya sering terjadi karena petani tidak sabar dan langsung menebarkan benih ikan kedalam kolam.
    sehingga sering keesokan harinya benih ikan mati semua disebabkan karena air kolam yang kotor dan berbau tidak sedap.

Cara untuk agar air kolam tidak cepat kotor dan bau sangatlah mudah, petani hanya perlu mengisi air kedalam kolam hingga sepenuh 80 cm lalu kemudian diamkan selama dua minggu penuh. Selanjutnya dilakukan pengurasan kolam, dan ganti dengan menggunakan air baru yang bersih. Selanjutnya diamkan selama 2 ×24 jam dan baru setelahnya dapat dilakukan kembali penebaran benih ikan ke kolam.

  • Berikan pakan secara efisien dan efektif, seringkali para pembudidaya memberikan pakan melebihi porsi makan ikan sehingga banyak makan yang tidak termakan dan akhirnya menjadi sampah dan membusuk.Selain akan membuat biaya pemeliharaan meningkat hal ini akan memberi resiko terjadinya pencemaran pada kolam yang akan berbahaya bagi budidaya ikan lele.
  • Berikan pakan secara merata agar nantinya pertumbuhan ikan dapat optimal dan ukurannya seragam.Seringkali banyak pembudidaya yang menambahkan pemberian pakan dengan memberikan bangkai hewan. Kondisi ini justru kan membuat ukuran dan bobot ikan menjadi tidak seragam.
  • Lakukan pergantian air sesering mungkin untuk menjaga kualitas air dalam kolam tetap baik dan ideal bagi pembudidayaan ikan lele. Lakukan pergantian air secara bertahap agar ikan tidak mengalami stress.
READ  Budidaya Ikan Nila – Di Kolam Terpal, Dikolam Tanah, Gambar

B. Strategi Cepat Panen

Salah satu cara untuk mempercepat panen dalam budidaya lele adalah dengan menambahkan prebiotik. Tambahkan prebiotik sesuai dengan dosis yang disarankan jika anda memberikan terlalu banyak hasilnya juga tidak akan efektif, justru jika anda memberikannya pada dosis yang tepat maka akan dapat mempercepat pertumbuhan ikan lele sehingga lebih cepat di panen.

Cara kedua adalah dengan memberikan pakan berupa makanan yang banyak mengandung sumber protein tinggi. Seperti pellet ikan yang diberikan dengan dosis 3-4% dari berat badan ikan lele. Lakukan pemberian pakan dengan cara diberikan sedikit demi sedikit agar tidak banyak pakan yang terbuang percuma.

Demikian sedikit ulasan singkat bagaimana cara Budidaya Ikan Lele – Tips agar Cepat Panen semogah bermanfaat bagi peternak  terima kasih. Selamat mencoba !!!